Website Resmi MI Baitul Huda

MI Baitul Huda Gelar Workshop IKM : Persiapan Maksimal Hadapi Tahun Ajaran Baru dengan Semangat Kurikulum Merdeka

Workshop IKM di MI Baitul Huda: Persiapan Menyongsong Tahun Ajaran Baru

12-13 Juli 2024, Semarang – Dalam rangka mempersiapkan para pendidik untuk menghadapi tahun ajaran baru, MI Baitul Huda menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) selama dua hari pada tanggal 12-13 Juli 2024. Workshop ini bertemakan “Tergerak, Bergerak, dan Menggerakan”, yang mencerminkan semangat dan komitmen para pendidik dalam mengimplementasikan kurikulum terbaru di Indonesia.

Kurikulum Merdeka merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada sekolah dan guru dalam mengatur proses pembelajaran. Tujuan utamanya adalah menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan dengan kompetensi yang relevan dan adaptif.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh seluruh guru MI Baitul Huda. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah MI Baitul Huda, Bapak Nurul Lailis Sa’adah, S.Pd.I, menyampaikan pentingnya perubahan mindset dalam menghadapi kurikulum baru ini. “Kami berharap melalui workshop ini, para pendidik dapat tergerak untuk memahami esensi dari Kurikulum Merdeka, bergerak bersama dalam mengimplementasikannya, dan menggerakkan semangat perubahan di lingkungan pendidikan kita,” ujarnya.

Pemateri utama dalam workshop ini adalah Pratiwi Narti, S.Pd, seorang guru berpengalaman dari SDIT Al Jabar Sragen. Dengan keahliannya, Ibu Pratiwi memberikan berbagai materi dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan kurikulum yang fleksibel, pembelajaran berbasis proyek, dan penilaian yang autentik. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di kelas mereka.

Selama workshop, para peserta mendapatkan berbagai materi dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan kurikulum yang fleksibel, pembelajaran berbasis proyek, dan penilaian yang autentik. Selain itu, para guru juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di kelas mereka.

Salah satu peserta, Bunda Bella Rachmatul Ulya, S.Pd, guru kelas 1, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini. “Workshop ini sangat bermanfaat bagi kami para guru. Kami jadi lebih memahami bagaimana menerapkan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan yang lebih kreatif dan inovatif. Saya merasa lebih siap untuk menghadapi tahun ajaran baru,” katanya.

Dengan terlaksananya workshop ini, MI Baitul Huda berharap para pendidik dapat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan lebih baik, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa. Ke depannya, sekolah ini berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi para guru melalui berbagai pelatihan dan kegiatan serupa.

Melalui tema “Tergerak, Bergerak, dan Menggerakan”, MI Baitul Huda berupaya mewujudkan visi pendidikan yang adaptif dan inovatif, serta menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dengan kemampuan dan karakter yang unggul.

Tinggalkan komentar