Website Resmi MI Baitul Huda

Guru MI Baitul Huda mengikuti pelatihan virtual manipulatives sebagai upaya penguatan literasi digital

Sebanyak 5 orang guru Madrasah Ibtidayah (MI) Baitul Huda mengikuti pelatihan pemanfaatan virtual manipulatives berbasis learning community sebagai upaya penguatan literasi digital pada senin 27 Juni 2022, kegiatan ini diselenggarakan oleh Prodi pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Semarang yang bekerjasama dengan KKGMI Kecamatan Ngaliyan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini bertempat di MI Darul Ulum Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Dalam kegiatan ini mengundang pemateri yang terdiri dari beberapa dosen Universitas Negeri Semarang yaitu Siti Maryatul Kiptiyah, S.Si., S.Pd., M.Pd.: yang menyampaikan materi tentang Implementasi Mathematics Virtual Manipulatives, Aldina Eka Andriani, S.Pd., M.Pd.: Implementasi Science Virtual Manipulatives, dan Adi Satrio Ardiansyah, S.Pd., M.Pd.: Mengenal Mathematics Virtual Manipulatives.
Acara pelatihan dimulai dengan beberapa sambutan, sambutan yang pertama disampaikan oleh Bapak Pujiono, S.Pd selaku Ketua KKM MI Kecamatan Ngaliyan, dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan professionalisme para guru MI khususnya yang ada di lingkungan kecamatan ngaliyan dalam penguasaan dan penguatan Literasi Digital.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala madrasah MI Darul ulum, yaitu ibu Nurul Qamariyah, S.Pd.I, dalam sambutannya kepada para peserta pelatihan ini beliau menyampaikan harapanya agar para peserta yang terpilih untuk mengikuti pelatihan ini harus bersyukur dan bisa bersungguh-sungguh selama mengikuti pelatihan ini. Karena banyak guru MI lainnya yang belum mendapatkan kesempatan untuk bisa mengikuti pelatihan seperti ini”
Beliau juga menambahkan “Semua ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pelatihan ini agar dapar dapat di desiminasikan kepada rekan –rekan guru di madrasah masing-masing. Agar mereka yang belum bisa mengikuti pelatihan seperti ini juga bisa mendapatkan ilmu seperti yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan ini”

Dalam kegiatan pelatihan ini juga kita dikenalkan dengan berbagai alat peraga/aplikasi baru yang dapat digunakan dalam menunjang pembelajaran diantaranya yaitu geoboard, tangram, aplikasi rangkaian listrik, dan colorado. Selain itu dalam pelatihan ini juga disampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan math virtual manipulatives dan science virtual manipulatives dalam pembelajaran di Sekolah Dasar.
Semoga kegitan seperti ini terus ada dan berlangsung di lingkungan KKG MI Kecamatan Ngaliyan agar para guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih media pembelajaran sebagai sarana penunjang pembelajaran pasca pandemi ini, ucap ayu rafika uliya, S.Pd yang merupakan salah satu peserta pelatihan dari MI Baitul Huda Ngaliyan.

Tinggalkan komentar